Ridwan Kamil Siap Melayani Warga Jawa Barat

Ridwan Kamil Siap Melayani Warga Jawa Barat

Ridwan Kamil Siap Melayani Warga Jawa BaratBerita Politik, Cianjur – Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menjelaskan ada beberapa alasan warga Jawa Barat umumnya dan warga Cianjur khususnya yang mau perubahan harus memilih pasangan nomor urut 1, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu), pada pencoblosan Pilgub Jabar, Juni mendatang.

Alasan pertama pasangan Rindu masih muda dan sudah berpengalaman serta teruji dalam memimpin. RK berpengalaman dalam memimpin Kota Bandung dan Uu berpengalaman dalam memimpin Kabupaten Tasikmalaya. Hal lainnya adalah kedua pasangan ini masih muda karena sosok pemimpin yang dibutuhkan oleh Indonesia secara umum adalah para pemimpin yang masih muda.

“Semangat kami bekerja, jika memilih kami tentu selama 5-10 tahun ke depan kami akan bekerja untuk perubahan masyarakat Jawa Barat,” ujar Ridwan Kamil saat mengunjungi Pesantren Darusuada, Al Amin, di Kampung Nyalempet, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Jumat (25/5).

Kunjungannya ke Cianjur untuk menyampaikan beberapa gagasan untuk lima tahun ke depan bagi warga di pedesaan dan santri di pesantren.

Untuk warga di pedesaan, ia ingin menumbuhkan perekonomian di tiap desa dengan membangun sebuah perusahaan. Ia berharap dengan dibangunnya perusahaan di setiap desa, warga di setiap kampung bisa berdaya dalam sisi ekonomi. “Saya berharap tak banyak lagi warga Cianjur khususnya kaum perempuan yang menjadi TKW,” ujar mantan Wali kota Bandung tersebut.

Ia mengatakan perusahaannya bebas dan pemerintah provinsi berkewajiban memikirkan pemasarannya. “Nanti provinsi juga yang menentukan perusahaan apa yang cocok sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing,” katanya.

Pria yang disapa akrab dengan Kang Emil ini juga mengatakan di setiap desa harus berdiri kredit ringan berbasis syariah di setiap masjid. Ia mengatakan DKM bisa mengkoordinir dan mengeluarkan kartu syariah untuk pencairannya. “Misal yang mau pinjam uang lima juta harus ada syarat lainnya mengaji lima juz misalnya dan seterusnya, atau ada syarat mudah lainnya yang berbasis syariah,” individualized organization Emil.

Program lainnya untuk lahan kritis adalah menanam dan meneteskan air dengan teknologi implant pada tanaman. Ia mengambil sampel bahwa di lahan gurun sekalipun saat ini sudah bisa bercocok tanam dengan teknologi seperti ini. “Saya melihat lahan kritis di selatan Jabar masih luas, itu bisa termanfaatkan dengan teknologi ini,” customized structure Emil.

Bicara masalah pesantren, ia mengaku keluarga besarnya telah mengurus delapan pesantren dan pasangannya Uu Ruzhanul Ulum juga mempunyai jaringan sebanyak 3 ribu pesantren.

“Urusan pesantren dan agama jadi nomor satu bagi kami, kami tentu harus memperjuangkan bagaimana santri harus diakui kesetaraan pendidikannya dengan jenjang pendidikan formal lainnya, lalu kami juga harus memikirkan bagaimana untuk insentif para master mengaji,” ujar Emil yang saat ini sedang membuat sebuah desain masjid di Sevilla, Spanyol.

Emil berharap apa yang menjadi gagasannya bisa terwujud untuk memajukan rakyat Jawa Barat. “Saya sudah menghitung gagasan ini, namun hal itu perlu dukungan warga Jabar, jadi mimpi dan gagasan saya akan terwujud dengan dukungan dari semua warga Jabar,” katanya.

Sementara itu, KH Aang Fauzi selaku pimpimpinan pesantren, menyambut hangat enanggapi kedatangan RK, menyampaikan, apa yang disampaikan RK di hadapan para santri dan Kiai sudah memenuhi keinginan masyarakat secara luas dan menjawab apa kebutuhan saat ini.

“Sesuai dengan namanya, apa yang disampaikannya sudah menjawab keinginan warga, jadi buat apa pilih yang lain, kami sudah merindu ingin bertemu,” pungkas Aang.

Related posts